"SEMOGA BERMANFAAT"

Jumat, 05 September 2014

Penilaian Sikap (Jurnal) dalam Kurikulum 2013



JURNAL

Jurnal merupakan catatan pendidik di dalam dan di luar kelas yang berisi informasi hasil pengamatan tentang kekuatan dan kelemahan peserta didik yang berkaitan dengan sikap dan perilaku.
Kelebihan yang ada pada jurnal adalah peristiwa/kejadian dicatat dengan segera. Dengan demikian, jurnal bersifat asli dan objektif dan dapat digunakan untuk memahami peserta didik dengan lebih tepat. Sementara itu, kelemahan yang ada pada jurnal adalah reliabilitas yang dimiliki rendah, menuntut waktu yang banyak, perlu kesabaran dalam menanti munculnya peristiwa sehingga dapat mengganggu perhatian dan tugas guru, apabila pencatatan tidak dilakukan dengan segera, maka objektivitasnya berkurang.
Terkait dengan pencatatan jurnal, maka guru perlu mengenal dan memperhatikan perilaku peserta didik baik di dalam kelas maupun di luar kelas. Aspek-aspek pengamatan ditentukan terlebih dahulu oleh guru sesuai dengan karakteristik mata pelajaran yang diajar. Aspek-aspek pengamatan yang sudah ditentukan tersebut kemudian dikomunikasikan terlebih dahulu dengan peserta didik di awal semester.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat jurnal adalah :
1)   Catatan atas pengamatan guru harus objektif
2)  Pengamatan dilaksanakan secara selektif, artinya yang dicatat hanyalah kejadian / peristiwa yang berkaitan dengan Kompetensi Inti.
3)    Pencatatan segera dilakukan (jangan ditunda-tunda)

Pedoman umum penskoran jurnal :
1)  Penskoran pada jurnal dapat dilakukan dengan menggunakan skala likert. Sebagai contoh skala 1 sampai dengan 4.
2)    Guru menentukan aspek-aspek yang akan diamati.
3)    Pada masing-masing aspek, guru menentukan indikator yang diamati.
4)  Setiap aspek yang sesuai dengan indikator yang muncul pada diri peserta didik diberi skor 1, sedangkan yang tidak muncul diberi skor 0.
5)    Jumlahkan skor pada masing-masing aspek.
6)    Skor yang diperoleh pada masing-masing aspek kemudian direratakan
7)  Nilai Sangat Baik (SB), Baik (B), Cukup (C), dan Kurang (K) ditentukan dengan cara menghitung rata-rata skor dan membandingkan dengan kriteria penilaian 

1)    Model Pertama
Petunjuk pengisian jurnal (diisi oleh guru):
(a)    Tulislah identitas peserta didik yang diamati
(b)   Tulislah tanggal pengamatan.
(c)   Tulislah aspek yang diamati oleh guru.
(d) Ceritakan kejadian-kejadian yang dialami oleh Peserta didik baik yang merupakan kekuatan Peserta didik maupun kelemahan Peserta didik sesuai dengan pengamatan guru terkait dengan Kompetensi Inti.
(e)   Tulislah dengan segera kejadian
(f)     Setiap kejadian per anak ditulis pada kartu yang berbeda.
(g)    Simpanlah kartu tersebut di dalam folder masing-masing Peserta didik

Format:

Jurnal
Nama Peserta Didik      : ………………………….
Nomor peserta Didik   : ………………………….
Tanggal                        : ………………………….
Aspek yang diamati      : ………………………….
Kejadian                       : ………………………….
Guru:
……………………………………………………………………….
……………………………………………………………………….



 
2)    Model Kedua
Petunjuk pengisian jurnal (diisi oleh guru) :
(a)    Tulislah Aspek yang diamati
(b)   Tulislah identitas peserta didik yang diamati
(c)    Tulislah tanggal pengamatan.
             (d)   Tulislah aspek yang diamati oleh guru.
(e)  Ceritakan kejadian-kejadian yang dialami oleh Peserta didik baik yang merupakan kekuatan Peserta didik maupun kelemahan Peserta didik sesuai dengan pengamatan guru terkait dengan Kompetensi Inti.
(f)    Tulislah dengan segera kejadian yang diamati
(g)    Setiap kejadian per anak ditulis pada kartu yang berbeda.
(h)    Simpanlah kartu tersebut di dalam folder masing-masing Peserta didik

Contoh Format Jurnal






Jurnal


Nama Peserta Didik
: ………………..


Aspek yang diamati
: ………………..





NO
HARI/TANGGAL
KEJADIAN
KETERANGAN/




TINDAK LANJUT






Tidak ada komentar:

Posting Komentar